MAKAM SUNAN KALIGENTENG
Berada di Dukuh Kaligenteng Desa Kaliboja Kecamatan Paninggaran Kabupaten Pekalongan
Makam ini sudah ada sejak lama berdasarkan cerita dari masyarakat sejak jaman dulu setiap bulan sura dilakukan khaul oleh para sesepuh desa dari generasi ke kegenerasi dari Alm. Mbah Kasim, Alm mbah Sewan dan Alm. Mbah Astro Dursin.Sunan Kaligenteng atau Raden Saleh mempunyai Istri bernama Bu Nyai Mutmainah adalah tokoh yang dipercaya "membabat" Dukuh Kaligenteng yang hidup di masa Sunan Kalijaga konon katanya Sunan Kaligenteng adalah Teman seperjuangan Sunan Kalijaga.
Makam Sunan Kaligenteng ada keterkaitan dengan sumber mata Air Kaligenteng (tuk kaligenteng) yang terletak sekitar 2 KM dari makam.Menurut cerita masyarakat di sumber mata Air kaligenteng beliau mengambil Wudhu untuk Sholat, ada cerita unik disini konon katanya dulu Sunan Kaligenteng bersama Mbah Ronggo Warsito ( Tanggeran ) menutup lubang sumber mata Air dengan Batu yang dibungkus ijuk,karena jika tidak di tutup maka daerah kalibening khususnya sekitar gunung Beser tidak bisa "nyawah" atau menanam padi di sawah. Ada cerita Mitos yang berkembang dimasyarakat bahwa di Dukuh Kaligenteng tidak boleh mengadakan acara Wayang Kulit kenpa tidak boleh tidak ada yang tahu pasti yang jelas cerita itu ada secara turun menurun.